• AnonymousHai, kak._. Menurut kakak bagaimana cara yang paling tepat untuk belajar lebih baik? Saya orangnya kurang terstruktur dan bisa dibilang kalau belajar H-1 ulangan juga sudah sering. Saya sadar apa yang saya lakukan ini salah tapi tetap saja kejadian.... Terima kasih kak:"(
  • hai non :)

    itu cuma masalah bagaimana kita memanajemen waktu. pada prinsipnya kita pasti suka menunda nunda pekerjaan kan? nah kalo mau belajar lebih baik, gak mepet belajarnya waktu mau ulangan, usahakan lah tiap hari pelajaran itu diulang. klise? terdengar seperti saran yg biasa aja? ya memang begitulah seharusnya :3

    dosen saya, seorang profesor muda pernah bilang “ketika teman saya tidur, saya belajar. ketika teman saya bermain saya belajar. kapan saya mainnya? ketika saya belajar. sekarang teman saya cuma jadi pegawai dan saya sudah jadi professor.”

    kadang untuk memulai kebiasaan itu yg susah. coba aja agak sekali dua kali nyicil mengulang pelajaran, ntar lama lama jadi terbiasa dan gak berat :3 sebab satu satunya cara untuk menyelesaikan sesuatu adalah dengan memulainya. ngg maaf ya kalo kurang nyambung ._.

    wallahu’alam. mohon koreksi jika ada salah :3

View answer
  • 6 days ago
  • 11

Jika Allah

herricahyadi:

Ibn al-Qayyim berkata:

"Jika Allah memudahkanmu untuk selalu bangun shalat malam, maka jangan pernah mencibir mereka yang terlelap tidur…

Jika Allah memudahkanmu untuk selalu berpuasa, maka jangan pernah mencibir mereka yang tidak mengerjakannya…

Jika Allah memudahkanmu untuk terjun di medan jihad, maka jangan pernah mencibir mereka yang tidak mengangkat senjata…

Sesungguhnya betapa banyak orang yang tidur, tidak berpuasa, dan tidak mengangkat senjata, justru mereka lebih baik darimu…

Sesungguhnya, sekalipun engkau tidur semalaman tapi saat bangun pagi engkau dihinggapi penyesalan, maka itu jauh lebih baik daripada engkau tahajjud semalaman tapi saat bangun pagi engkau dihinggapi rasa ujub penuh kesombongan.

Karena orang yang ujub, amal perbuatannya tidak akan pernah diterima Allah Swt.”

(Madarijus Salikin, 1/177)

Yaa Allah, ampuni kami jika masih ada ujub dalam hati kami..

View text
  • 1 week ago
  • 359

yenirahma16:

Membebaskanmu

jalansaja:

jalansaja:

Aku membebaskanmu bukan karena tak lagi ada rasa, tapi ingin mengabulkan keinginanmu.

Bukankah kau begitu ingin mengejarnya?
Kejarlah, sampai lelah. Aku do’akan yang terbaik untukmu.

Bila kau lelah dan ia tak kunjung menanggapi, atau bahkan ia tak mengharapkanmu.

Datanglah kepadaku.

Akan aku ceritakan tentang orang yang begitu tabah belajar menerima kenyataan. Akan aku ceritakan tentang orang yang berani membebaskan padahal khawatirnya terus menyiksa. Akan aku ceritakan tentang orang yang selalu ingin menyemangatimu setiap kali bertemu. Tapi di dalam hatinya, ada lubang yang terus menganga.

Dia berani membebaskanmu, tapi selalu khawatir hatimu akan terluka.

Akan aku ceritakan tentang orang yang selalu merapal namamu dalam sujudnya, walaupun kamu tak pernah merapal namanya.

(via pahatan-angan)

View text
  • 1 week ago
  • 207

Muslim yang baik itu adalah yang bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada setiap orang yang berada di dekatnya.

Tak peduli siapapun dia, termasuk yang memusuhinya sekalipun. (via herricahyadi)
View quote
  • 1 week ago
  • 127
View photo
  • 1 week ago
  • 102

Tentang Pakaian

sabrinaridha:

Ketika mata saling pandang, maka yang akan dipandangnya adalah rupa dan apa yang seseorang itu kenakan.

Dan sebagai seorang wanita muslimah maka saya wajib mengenakan baju yang tidak membentuk lekuk badan, tidak transparan, warnanya tidak mencolok dan tidak menyerupai laki-laki.

Pagi itu, saya sudah tiba disalah satu rumah sakit didaerah kota Medan. Mengikuti prosedur yang ada dan sampailah saya pada tahap pemeriksaan fisik. Ketika saya masuk, dokter perempuan tersebut sedang memeriksa tekanan darahnya yang diperiksa oleh temannya. Maka saya menunggu. Ketika saya menunggu, dia melihat pakaian saya.

Lalu sontak mengatakan, “Aduh, ga bisa ganti pasien apa? aduh, bajunya kok seperti itu??” ucapnya sambil dengan nada yang cukup tinggi.

Lalu saya heran. Apa yang salah dengan baju saya?

Selama pemeriksaan, dia hanya berkomentar mengenai baju yang saya pakai.

Pemeriksaan selanjutnya yaitu mengambil sample darah.

Intruksinya saya harus menggulung lengan baju dan saya memakai manset tangan yang bertujuan agar tangan saya tidak kelihatan karena ukuran lengan baju yang cukup lebar.

Saat saya menggulung lengan baju. Komentar pun datang dari mbak-mbak yang mengambil sample darah saya. “Baju kamu lucu, ya.”

Lalu saya menjawab, “ini gamis, mbak”.

Begitulah jika kita terlihat mengenakan apa yang berbeda di mata mereka. Ada begitu banyak komentar miring dan nada sumbang. Terkadang terkesan juga menyindir.

Berdoa saja semoga mereka lebih baik dan bisa menggunakan kata-kata yang lebih baik untuk didengar.

Tetapi, janganlah lunturkan semangatmu hanya karena takut akan penilaian orang. Berjalan dijalan-Nya memang begitu banyak cobaan. Dunia ini bagai surga untuk orang-orang yang kafir dan neraka untuk orang-orang mukmin.

View text
  • 1 week ago
  • 17
View photo
  • 1 week ago
  • 217
View photo
  • 1 week ago
  • 148856
View photo
  • 1 week ago
  • 1863
View photo
  • 1 week ago
  • 1171

Bisa saja kamu tidak tau, ada air mata yang tumpah sebab ketidaksadaranmu menulis kata.

mayapada (via aflatshoes)
View quote
  • 1 week ago
  • 48

Bila di dalam hati tertanya-tanya dimanakah pertolongan Allah? Maka tanyakan pada diri mu. Di manakah Allah dalam hati mu?
Sungguh pertolongan Allah itu dekat. Tapi lihatlah sejauh mana engkau dekat padaNya.

Bila di dalam hati tertanya-tanya. Bilakah keadilan Allah berlaku? Maka katakan pada dirimu. Allah akan menunjukkan keadilanNya disaat engkau dihadapkan di hadapanNya..

#InniAkhafullah.. (via rozizarina)
View quote
  • 1 week ago
  • 68

Marry someone who is deeply interested in the Deen, because that is who your children will follow.

Mufti Ismail Menk (via iqranazir)
View quote
  • 1 week ago
  • 3954

simplyhasanah:

Promise yourself. Stop falling into Iblis and Shaitan’s trap that you are a worthless being.

The fact that Allah made you human is already a sign from Him that you are born to do something good. If you think that Allah didn’t have faith in you, He could’ve turned you into something other than human being. Think.

Promise yourself. Always be hopeful. There’s none other than Allah SWT who is Extremely Forgiving, and the Most Merciful. 

Iblis and Shaitan can’t beat that.

View text
  • 1 week ago
  • 134
View photo
  • 1 week ago
  • 50949
x